Minggu, Mei 21, 2017

Pengertian Bounce Rate

Tags

Sederhananya, Bounce Rate adalah suatu kondisi dimana pengunjung datang ke suatu Blog lalu kemudian pergi tanpa mengunjungi halaman lain yang tersedia pada Blog tersebut dan juga tanpa adanya interaksi dengan halaman pertama yang di kunjungi tadi, artinya si pengunjung hanya melihat 1 halaman saja.

sekilas sepertinya tidak ada yang salah dengan kejadian itu, tetapi sebenarnya kunjungan hanya satu halaman dan tanpa interaksi ini merugikan si pemilik Blog.


penghitungan jumlah atau rasio kunjungan yang seperti ini bisa dihitung menggunakan formula berikut :

Bounce Rate = (jumlah pengunjung yg hanya membuka 1 halaman / total seluruh kunjungan) x 100%

Bounce Rate terjadi biasanya karena Blog tersebut tidak sesuai atau tidak bisa memberikan apa yang sedang dicari oleh pengunjung, dan ini seharusnya menjadi indikator penting untuk menilai daya serap pengunjung terhadap Blog Anda.

Dari formula perhitungan diatas, kita umpamakan sebuah contoh kasus seperti ini:

Misalnya dalam 1 bulan Blog Anda memiliki total kunjungan sebanyak 15.000 kunjungan, dimana 7.000 diantaranya hanya melihat halaman 1 kali tanpa melihat halaman Blog Anda yang lainnya, jadi bisa kita ketahui Bounce Rate yang Anda miliki adalah :

   (7.000 / 15.000) x 100% =   47% 

Semakin tinggi bounce rate yang dimiliki maka semakin buruk kinerja blog tersebut, sebaliknya jika semakin rendah bounce rate yang dimiliki maka dapat dipastikan kinerja blog tersebut semakin baik.

Pertanyaannya berapa persen batas minimal angka bounce rate yang ditentukan?

sejauh ini setahu saya tidak ada batas minimal yang menentukan persentase idealnya, tetapi untuk tolak ukur Anda sendiri katakanlah Anda mentargetkan bounce rate minimal yang harus Anda capai adalah kisaran angka 20% hingga 40%, saya sendiri mentargetkan di angka tersebut, dan sangat jarang sekali ada sebuah situs yang memiliki bounce rate kurang dari 20%.

Apa saja penyebab terjadinya Bounce Rate?

Bounce Rate bisa terjadi karena beberapa hal berikut :

1. Kecepatan Loading Blog

Jika blog milik Anda termasuk berat atau memakan waktu lama dalam proses loading nya, bisa dipastikan pengunjung akan segera meninggalkan blog Anda. Seperti yang sudah kita bahas pada artikel 4 kesalahan dalam mendesain blog bahwa kebanyakan orang tidak sabar menunggu proses loading sebuah situs lebih dari 20 detik, mereka cenderung akan berpindah untuk melihat blog yang lain.

Maka sebaiknya Anda perhatikan kembali konten yang dimuat, apakah banyak mengandung unsur yang menyumbang lambatnya loading?

2. Tata Letak Desain

Pengaturan tata letak desain juga mempengaruhi terjadinya bounce rate, blog yang tata letaknya rumit dan sulit untuk di telusuri akan membuat pengunjung bingung dan malas, sehingga mereka akan mencari referensi di blog lain saja.

3. Kualitas Konten

Konten blog yang kurang menarik juga menjadi salah satu penyumbang terjadinya bounce rate, karena dengan semakin bekualitas konten yang Anda sajikan, otomatis pengunjung akan betah berlama-lama pada blog Anda.

Kunci salah satunya adalah dengan memahami dengan baik tentang Niche yang Anda sampaikan maka Artikel yang Anda tulis tidak akan kehabisan ide dan Anda bisa menjaga trafik pengunjung serta kualitas dari konten artikel yang disampaikan.

4. External Linking

Membuat external linking yang banyak pada konten Anda memungkinkan pengunjung untuk meninggalkan situs atau blog Anda, karena mereka akan tertuju pada alamat situs lain ketika klik tautan external link tersebut.

Menyiasati agar blog Anda tidak kebanjiran bounce rate, selain memperhatikan 4 penyebab diatas, membuat Internal Linking adalah langkah bijak, karena dengan internal linking akan mengarahkan pengunjung untuk dapat membuka halaman lain pada blog Anda.

Apa Dampak Bounce Rate Terhadap Sebuah Situs atau Blog?

Dulu, sebuah situs dapat tampil pada halaman utama Search Engine ditentukan oleh pagerank, yang mana bisa disiasati dengan memperbanyak backlink, namun tampaknya sekarang pagerank sudah mulai tidak di perhitungkan lagi dalam hal penentuan ini.

Saat sekarang Search Engine atau mesin pencari banyak melakukan perubahan algoritma pencariannya yang mana ternyata tinggi rendahnya persentase bounce rate sebuah situs sangat mempengaruhi peringkat dan kualitas situs tersebut.

Semakin besar persentase bounce rate maka semakin besar pula kemungkinan sebuah artikel atau situs tergeser bahkan tidak muncul sama sekali di hasil pencarian search engine, sebaliknya semakin kecil persentasenya maka semakin besar pula tingkat kepercayaan Search Engine pada sebuah situs.

Sekarang ini Search Engine seperti Google menentukan peringkat sebuah artikel berdasarkan durasi kunjungan, bukan berdasarkan backlink, bukan berdasarkan usia blog atau popularitas domain.

Dengan meningkatnya kepercayaan search engine terhadap suatu situs, maka kesempatannya untuk bisa tampil pada hasil pencarian semakin besar, apalagi jika bisa tampil di halaman utama search engine, tentu saja ini berdampak baik untuk peningkatan trafik pengunjung yang lebih banyak lagi bukan?


Demikianlah informasi tentang pengertian bounce rate serta apa penyebab nya dan bagaimana menyiasatinya agar bisa tetap tampil dan meningkatkan SEO blog yang dapat  saya sampaikan, semoga artikel ini bisa menjadi referensi dan bermanfaat bagi Anda.

Salam,

Artikel Terkait

Beginilah adanya WIGIJO, sedikit tulisan dan informasi yang dituangkan dalam sebuah blog dan memiliki cita-cita agar dapat berguna bagi banyak orang.

-Sharing is Fun-


EmoticonEmoticon