Rabu, Juli 05, 2017

Fungsi Eject Sebelum Melepas FlashDisk

Sebagian besar dari kita pasti sudah kenal yang namanya flashdisk dan fungsinya, adalah sebagai media penyimpanan (storage) yang berfungsi untuk menyimpan data dalam jumlah tertentu dan maksimal sebatas kapasitas yang dimiliki masing-masing flashdisk tersebut.

Kali ini saya ingin membagikan informasi tentang fungsi eject sebelum melepas flashdisk dari perangkat komputer dimana informasi ini cukup menarik mengingat ternyata masih banyak dari kita yang belum tahu prosedur standar pemakaian flashdisk (jadi biar flashdisk juga ada prosedur pakai nya lho hehe)

Kenapa? karena flashdisknya rusak.. alias tidak bisa digunakan lagi atau kinerja nya sudah mulai error katanya.


Melakukan ejecting pada saat sebelum melepas atau mencabut FD dari sebuah perangkat berbasis komputer adalah harus dilakukan, dan dengan tidak melakukan proses ini adalah salah satu penyumbang kerusakan pada FD kesayangan Anda.

Baca Juga : Cara Mengembalikan Data yang Hilang di Flashdisk

Anda yang sudah tahu prosedur ini pastinya tidak akan lupa untuk klik Eject sebelum melepas FD nya. Akan lebih baik lagi jika sekalian ketahui kenapa dan apa fungsi eject sebelum melepas flashdisk tersebut dilakukan, jangan-jangan hanya supaya tampak berbeda dan keren saja :)

fungsi eject pada flashdisk
Sederhananya,. eject ini sama saja maksud dan tujuannya dengan perlakuan kita terhadap beberapa peralatan atau unit yang biasa kita gunakan selama ini. Intinya supaya tidak "mati tiba-tiba", seperti manusia jika selesai berolahraga harus istirahat dulu, rileks dan dinginkan suhu badan sebelum mandi atau lanjut melakukan aktifitas lain.

Contoh lain :
  • Shutdown komputer harus klik tombol shutdown, bukan dengan pencet tombol power.
  • Mematikan televisi akan lebih baik menggunakan remote dulu sebelum tekan tombol powernya.
  • Mematikan mesin kendaraan paling tidak biarkan idle dulu beberapa detik sebelum dimatikan.. dan seterusnya.

Fungsi eject sebelum melepas flashdisk adalah untuk memberikan informasi kepada perangkat komputer tempat FD ini tadi di colok agar mengosongkan beberapa jejak nya alias cache nya serta memastikan dan menyelesaikan beberapa proses yang belum selesai sehingga resiko kerusakan perangkat dan kehilangan data pun tidak terjadi.

Prosedur ini berlaku bukan hanya pada flashdisk tetapi berlaku juga untuk perangkat media penyimpanan lainnya, Hard Disk, Hard Disk external, SD Card, Micro SD Card alias memory card yang biasa kita pakai di ponsel atau Card pernyimpanan dari kamera digital yang di colokan ke komputer ketika mentrasfer data.

Sistem operasi komputer akan membaca bahwa media penyimpanan yang kita colok tersebut sebagai perangkat penyimpanan baru yang masuk ke sistemnya. Flashdisk termasuk dalam kategori USB Mass Storage yaitu media penyimpanan yang juga dapat menjalankan program, jadi memang masuk akal jika ketika kita ingin melepasnya dari sebuah sistem, pasti ada prosedur yang harus dilakukan.

Smartphone juga bisa kita colok pada sistem operasi komputer, namun biasanya akan ada pilihan untuk memilih cara komunikasi yang akan dipakai antara smartphone dan komputer tersebut, biasanya menampilkan 3 jenis komunikasi, diantaranya :

USB Mass Storage
Media Transfer Protocol (MTP)
Picture Transfer Protocol (PTP)

namun ada juga beberapa smartphone yang sudah default hanya menampilkan 2 jenis nya saja (MTP dan PTP)

fungsi eject sebelum melepas flash disk


Bedanya, Media Transfer Protocol atau Picture Transfer Protocol tidak memerlukan eject ketika akan melepasnya. Tetapi jika Anda memilih komunikasi sebagai mass storage, maka eject harus dilakukan.

Lalu apa dampaknya kalau proses eject tidak dilakukan?

Dampaknya yaitu kita akan beresiko kehilangan data, kerusakan data alias data corrupt atau bahkan perangkat mass storage akan rusak.

Baca juga : Cara mempercepat windows

Kembali lagi,.. seperti yang kita bahas diatas, kenapa itu beresiko? karena masih ada sisa, jejak atau cache yang mungkin belum terselesaikan dengan baik pada saat kita melepas perangkat tersebut dari sistem operasi komputer sebagai induknya.

Itu saja dulu singkat mengenai fungsi eject sebelum melepas flashdisk atau media mass storage yang kita bahas kali ini, semoga bisa menambah wawasan Anda.

Artikel Terkait

Beginilah adanya WIGIJO, sedikit tulisan dan informasi yang dituangkan dalam sebuah blog dan memiliki cita-cita agar dapat berguna bagi banyak orang.

-Sharing is Fun-

4 komentar

Dari dulu fdisk ku selalu tak ejek gan baru tw maksud dan tujuannya Thx sharenya


EmoticonEmoticon